PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPA PADA MATERI PANCA INDRA BAGI SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 1 PELAT KECAMATAN UNTER IWES TAHUN PELAJARAN 2018/2019

  • Ika Puspadewi FKIP Univeristas Samawa
  • Gusti Sulindra FKIP Univeristas Samawa
  • I Made Sentaya FKIP Univeristas Samawa
Keywords: Pengembangan, Multimedia Interakti

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas desain dan respon siswa terhadap media pembelajaran multimedia interaktif setelah melakukan tes di SDN 1 Pelat Kec. Unter Iwes Tahun Pelajaran 2018/2019. Dari pengamatan menunjukkan bahwa siswa masih kurang memahami materi yang dijelaskan oleh guru, Guru hanya menggunakan metode konvensional dalam mengajar, tidak ada media pembelajaran yang berkaitan dengan materi yang dijelskan oleh guru, saranyapun seperti komputer atau laptop kurang dimanfaatkan . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) atau penelitian dan pengembangan, metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, menguji keefektifan produk tersebut dan memvalidasi produk tersebut, untuk menjadi produk yang lebih baik dan layak digunakan sebagai media belajar. Produk yang dihasilkan dalam penelitian dan pengembangan ini ialah Multimedia Interaktif sebagai Media Pembelajaran IPA pada Materi Panca Indra bagi Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Pelat Kec. Unter Iwes Tahun Pelajaran 2018/2019. Subyek penelitian ini adalah kelas IV SD Negeri 1 Pelat yang terdiri dari 20 responden. Data yang digunakan ialah data primer dan sekunder yang diperoleh dari kuisioner (angket). Tekhnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan multimedia interaktif sebagai media pembelajaran IPA pada materi panca indra bagi siswa kelas IV SD Negeri 1 Pelat Kecamatan Unter Iwes Tahun Pelajaran 2018/2019 dikategorikan Baik, karena kelayakan multimedia interaktif ditunjukkan oleh penilaian ahli materi mendapatkan skor rata-rata 3,71 (baik), dan penilaian ahli media mendapatkan skor rata-rata 4,42 (Sangat baik). Untuk menentukan kualitas desain media yang dikembangkan diambil dari hasil validasi ahli materi dan ahli media, kemudian kedua hasil tersebut dijumlahkan maka hasil dari kualitas desain produk yang dikembangkan dengan skor rata-rata 4,06 (Baik), dalam tabel kriteria validasi multimedia interaktif berada pada kisaran <3,4-4,1 sehingga termasuk dalam kategori baik, dan untuk respon siswa diperoleh data dari hasil uji operasional dengan skor rata-rata 4,0 (Baik) karena berada pada kisaran <3,4-4.1. Dari pernyataan diatas bahwa media yang digunakan layak digunakan dalam proses pembelajaran.

Published
2019-09-19