RESPON APLIKASI PACLOBUTRAZOL DAN WAKTU PEMANGKASAN TERHADAP HASIL UBI JALAR DI KABUPATEN MERAUKE

Authors

  • Fransiskus Palobo Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua
  • Petrus Beding Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua
  • Batseba Tiro Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua

Keywords:

Ubi Jalar, Paclobutrazol, Waktu Pemangkasan

Abstract

Program pemerintah untuk menjadikan Kabupaten Merauke sebagai lumbung pangan nasional (beras) perlu
diseimbangkan dengan pengembangan tanaman pangan lahan kering. Potensi lahan untuk tanaman pangan lahan
kering di Kabupaten Merauke sangat luas. Wilayah selatan termasuk iklim kering. Penilaian dilakukan di distrik
Noukenjerai di desa Onggaya, wilayah perbatasan Kabupaten Merauke Papua, yang diadakan dari bulan April
hingga November 2015 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK disusun secara faktorial, tanpa analisis
lebih lanjut hanya melihat rata-rata. Faktor pertama adalah waktu pemangkasan: 0 Mst, 4 Mst & 6 Mst dan
faktor kedua adalah aplikasi paclobutrazol dengan konsentrasi: 0 g / l air, 0,250 g / l air, dan 0,500 g / l air. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Hasil ubijalar segar per ha tertinggi diperoleh dari perlakuan interaksi waktu
pemangkasan 4 MST dengan aplikasi paclobutrazol 0,250 g/l yaitu 58,31 t/ha. Perlakuan tunggal paclobutrazol
dengan konsentrasi 0,250 g/l dapat menghasilkan berat segar umbi per hektar sebanyak 50, 99 t/ha. Sedangkan
perlakuan tunggal pemangkasan pada 4 MST dapat menghasilkan berat segar umbi per ha sebanyak 52,84 t/ha.

Downloads

Published

2020-07-09